Surat Az-Zalzalah Ayat 7-8 dalam Perspektif Fisika

0
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Surat Az-Zalzalah ayat 7-8 menyatakan:

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًۭا يَرَهُۥ (٧) وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍۢ شَرًّۭا يَرَهُۥ (٨)

"Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (partikel kecil), niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya)."

Dalam ayat ini, kata "dzarrah" (ذَرَّةٍ) sering diartikan sebagai partikel kecil, yang dalam konteks modern dapat dikaitkan dengan atom atau bahkan partikel subatomik. Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pun perbuatan, sekecil apa pun, yang akan terlewatkan dari perhitungan Allah. Sebagaimana dalam ilmu fisika, partikel terkecil pun memiliki pengaruh dalam sistem alam semesta.


Kaitan Ayat 7-8 dengan Fisika

1. Konsep Dzarrah dan Atom dalam Sains

Dalam ilmu fisika, atom adalah unit terkecil dari materi yang masih mempertahankan sifat kimianya. Di dalam atom, terdapat partikel subatomik seperti proton, neutron, dan elektron. Bahkan, penelitian modern dalam fisika kuantum telah menemukan partikel yang lebih kecil, seperti quark dan lepton.


Ayat ini menggambarkan bahwa perbuatan manusia sekecil dzarrah tetap memiliki dampak dan akan diperhitungkan. Dalam fisika, hal ini sejalan dengan prinsip bahwa bahkan partikel sekecil atom tetap memiliki massa, energi, dan pengaruh terhadap lingkungannya.


2. Hukum Aksi-Reaksi (Hukum III Newton)

Fisika mengenal Hukum III Newton, yaitu:

"Setiap aksi akan menimbulkan reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah."

Dalam konteks ayat ini, setiap amal perbuatan manusia, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasannya, sebagaimana dalam fisika tidak ada gaya yang hilang tanpa konsekuensi.


3. Hukum Kekekalan Energi

Prinsip kekekalan energi menyatakan bahwa:

"Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi hanya dapat berubah bentuk."

Hal ini sejalan dengan ayat yang menyatakan bahwa setiap perbuatan pasti akan terlihat hasilnya, meskipun tampaknya kecil atau tidak signifikan pada awalnya. Dalam kehidupan sehari-hari, tindakan sekecil apa pun dapat menghasilkan efek jangka panjang yang tidak selalu langsung terlihat, seperti dalam konsep efek kupu-kupu dalam teori chaos.


Ayat 7-8 dari Surat Az-Zalzalah dapat dikaitkan dengan berbagai konsep dalam fisika, seperti struktur atom, hukum aksi-reaksi, dan hukum kekekalan energi. Hal ini menunjukkan bahwa dalam skala terkecil sekalipun, setiap sesuatu memiliki konsekuensi dan perhitungan, baik dalam ilmu sains maupun dalam aspek spiritual.


Sebagaimana dalam fisika tidak ada energi yang hilang, dalam Islam tidak ada amal yang sia-sia—semua akan mendapatkan balasan yang adil dari Allah. 


Wallohu'alam.


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)